DALAM SEBUAH BUKU> http://audiciyanda.blogspot.com
Dalam membuat sebuah buku, skripsi, proposal atau apalah namanya yang
berupa naskah dengan banyak halaman, biasanya disertai dengan halaman daftar
isi yang memuat topic atau bahasan yang ada dalam buku atau skripsi tersebut
dan dicantumkan juga nomor halaman atau page number.Dalam aturan pemberian
nomor halaman terdapat dua format nomor halaman, yaitu format nomor halaman
dengan angka romawi kecil, dan penomoran halaman dengan menggunakan angka
standart. Penomoran halaman dengan angka romawi kecil yaitu I, ii, iii, dst
biasanya diberikan mulai halaman judul, abstrak, halaman pengesahan, halaman
motto, sampai dengan halaman daftar isi atau kata pengantar. Sedangkan normor
halaman yang menggunakan angka standart 1, 2, 3, dst diberikan pada halaman Bab
I Pendahuluan dan seterusnya.
Dan biasanya
aturan letak memberikan nomor halaman juga berbeda. Halaman judul sampai dengan
kata pengantar yang menggunakan angka romawi kecil biasanya terletak di bagian
footer dan center (berada di tengah-tengah). Sedangkan halaman BAB I
Pendahuluan dan seterusnya menggunakan angka standart dan nomor halamannya
terletak pada footer sebelah kanan (right) kecuali pada setiap halaman BAB
berada pada header ( atas) sebelah kanan.
Untuk mengatur
seperti tersebut diatas, biasanya penulis atau yang ngetik naskah membagi
menjadi dua atau tiga file yang terdiri dari file yang berisi halaman judul dan
satunya lagi file dengan halaman dengan nomor angka standart (BAB I, dst).
Namun hal tersebut dapat kita jadikan menjadi satu file saja yang terdiri dari
halaman dengan nomor romawi dan halaman dengan nomor angka standart. Untuk itu
anda harus membuat section break. Dan berikut ini caranya :
1.
Ketik semua naskah buku, skripsi,
proposal, laporan dan sebagainya.
Untuk membuat nomor halaman romawi pada halaman judul sampai kata
pengantar, klik insert, pada group menu Header&Footer klik Page Number
kemudian pilih Bottom of page dan pilih Plain number 2